Skip to main content

Komplain Tiap Malam


Ada sebuah kisah tentang rumah tangga yang sudah menikah 7 tahun, tapi Rumah tangga tersebut tidak harmonis karena mereka hidup pas-pasan dan juga sang istri yang tidak mau memberi jatah ke pada sang suami, sehingga jika sang suami meminta jatah, si istri menolak dengan alasan cape karena pekerjaannya sebagai sekretaris boss.. Keesokan harinya sang suami pergi ke dokter,

Suami: “Dok Kenapa ya Istri saya.. Setiap saya minta jatah, saya ngga di kasih, istri saya hanya beralasan cape?”

Dokter: “Hmm.. Begitu ya. Kalo begitu, besok saya akan memanggil istri anda..”
Suami: “Iya dok.. Saya Permisi Dok.”

Dokter: “Oh.. Oke silahkan.”
(Keesokan Harinya),

Istri: (Mengetuk pintu).
Dokter: “Masuk.”

Istri: “Permisi Dok.”

Dokter: “Maaf ibu.. Saya memanggil ibu karena suami ibu komplain tentang jatah tiap malam.”
Istri: “Ya begitulah Dok..

 Habis saya cape karena setiap saya ke kantor saya di tagih utang sama manager saya.. dan saya belum punya uang buat bayar jadi manager saya bilang ‘Saya pecat atau saya perkosa?’ Apa boleh buat dok saya pilih di perkosa. Terus setelah pulang kantor saya naik taksi.

 Tapi uang saya ga ada.. Supir taksi nya bilang ‘Saya perkosa atau turun Ddisini?” Apa Boleh buat dok saya ga mau pulang jalan kaki jadi saya pilih di perkosa.”

Dokter: “Oh itu masalah nya Bu., Sekarang ibu pilih mana.. Saya bilangin suami ibu atau saya perkosa?”
Istri: “*&&^%&@#(&^*% ^*$@%^$%

Comments

Popular posts from this blog

Cerita Lucu Suami Langsung Minta Jatah

Pulang kantor si Ateng langsung mencari istrinya untuk minta jatah ‘setoran’. Ateng: “Yaaang kamu dimana Yaannnng??” Istri: (Melihat gelagat suaminya langsung paham) “Maap Bang, jangan hari ini, aku lagi ‘M’” Mendengar jawaban istrinya Ateng kesal dan langsung keluar rumah cari pelampiasan. Sampai di  taman kota ia melihat banci langganannya dan langsung memanggilnya (Maklum, asal ada lubangnya apa pun bisa diembat si Ateng) Banci: “Maap Bang, jangan hari ini ya, eke lagi ‘M’…” Ateng: (Makin kesal) “Loh ‘M’?? Maksud kamu ‘males’ ya!! Kamu kan gak mungkin ‘Menstruasi’.” Banci: “Maap Bang, eke bukan lagi ‘males’ juga bukan lagi ‘menstruasi’, tapi eke lagi ‘Mencret’, situ mau?” (Lalu si banci ngacir ke WC sambil megangin perutnya).

KIAT KHUSUS AGAR TIDAK DIHUKUM DUA TAHUN PENJARA MESKI BAWA LARI SAPI TETANGGA

 “Daripada menanggung hukuman penjara, mending kau bacalah kiatnya dulu sambil terkekeh…” Saya Cuma Mau Keluar… Sebagai seseorang yang mendapuk dirinya bapak-bapak milenial zaman now, Daeng Sangkala memiliki ritus nongkrong di warung kopi bersama bapak-bapak lain yang semazhab dengannya. Sebagaimana malam-malam biasanya, hari itu mereka melarikan diri dari omelan istri-istri mereka dengan berbekal kopi, rokok, dan tentu saja yang tak boleh ketinggalan, permainan domino. Di lingkaran mereka juga terdapat Daeng Rewa, seorang haji pemilik warkop tersebut. Menghampiri tengah malam, permainan diakhiri. Mereka semua kembali ke peraduannya masing-masing. Daeng Rewa kembali ke rumahnya yang hanya berjarak tiga ruko dari warung kopinya. Sepulangnya dia, setelah membersihkan tubuh dan bersiap-siap hendak istirahat, baru saja rebahan, HP-nya tiba-tiba menyala. “Halo, Daeng Rewa, jam berapa besok buka warkop ta?” “Oe, siapa ini malam-malam telpong? Ini jam 2 malam!” bentaknya....