Skip to main content

Gantikan Suaminya yang Sakit jadi Driver Gojek, Wanita Ini Buat Customer Terharu karena Perjuangannya



TRIBUNNEWS.COM - Kembali beredar kisah mengenai pengalaman menggunakan jasa ojek online yang menjadi viral di media sosial.

Kisah ini dialami oleh seorang netizen yang bernama Silvi Luktrisia dan dibagikan oleh akun Instagram @newdramaojol.id pada Jumat (11/5/2018).

Diketahui Silvi Luktrisia ini memesan makanan menggunakan jasa ojek online.

Saat memesannya, ia langsung cepat mendapatkan driver ojek online yang menanggapi pesanannya.

Namun, setelah ditunggu lebih dari 15 menit, ia merasa bingung karena tidak ada konfirmasi dari sang driver.

Padahal posisi driver sudah berada dekat dengan tempat pemesanan makanan yang dipesan.

Saat Silvi Luktrisia mengecek keberadaan driver setelah menunggu cukup lama, posisi driver pun sudah berubah di tempat lain.


Pada awalnya ia mengira sang driver tidak berkenan membelikan pesanannya hingga terbesit untuk membatalkannya saja.

Namun, karena sudah telanjur kasihan dengan sang driver, Silvi Luktrisia pun mencoba menelepon driver ojek online tersebut.


Tak disangka yang mengangkat adalah seorang perempuan dan Silvi mengiranya itu adalah salah sambung.

Namun ternyata perempuan itu adalah istri dari driver yang memiliki akun ojek online tersebut.

Istri driver ojek online tersebut sempat mengatakan bahwa tidak ada pesanan atas nama Silvi di akun milik suaminya tersebut.

Langsung, Silvi meminta istri driver ojek online itu untuk mematikan aplikasi ojek online-nya tanpa membatalkan pesanannya dan kemudian menyalakannya kembali.

Setelah melakukan yang diminta Silvi, istri ojek online itu pun baru mendapatkan pesanan atas nama Silvi dan kemudian langsung membelikan dan mengantarkannya ke rumah.

Bahkan untuk mengantarkan makanan pesanan tersebut, Silvi harus memandu istri sang driver ojek online hingga ke alamat yang dituju.
Yang membuat Silvi terkejut saat istri driver ojek online itu sampai di tujuan adalah karena ia membawa anaknya yang menerobos panas terik tanpa topi dan jaket.

Diketahui, wanita itu adalah seorang ibu dari 4 anak, yang bekerja sebagai driver ojek online adalah suaminya yang sedang terbaring sakit selama 3 minggu karena penyakit DBD.

Dan yang membuat Silvi sedih adalah, suami wanita yang tidak disebutkan namanya ini tidak menggunakan pelayanan dokter dan hanya dirawat menggunakan obat kampung.

Wanita ini juga sengaja membawa anaknya karena sanganak baru terjatuh di tangga atas rumah kontrakannya saat ditinggal ngojek.
Sementara anak yang besar sudah sekolah dan anak yang masih berumur 1 tahun ditinggal di rumah dengan kakaknya yang masih berusia 9 tahun.

Ada hal yang membuat Silvi lebih terharu adalah, saat wanita ini membelikan pesanannya, ternyata ia meninggalkan SIM-nya sebagai jaminan karena tidak memiliki uang yang cukup.
Orang baik bertemu orang hebat. Beginilah jadinya.
Semoga rezekinya lncar dan cepat smbuh buat suaminya." tulis akun Instagram @newdramaojol.id pada keterangan fotonya.

Sontak, unggahan ini pun langsung mendapatkan tanggapan yang beragam dari para netizen.

@kristiana_235: Semoga panjang rezeki dan kesehatan ibu driver dan customer baik hati ini Ya Allah. AMIN

@rizkamawarni: Semoga selalu dimudahkan rejeki keluarga nya ya bu.

@mashandoko_panjaitan: sedih kali ya Tuhan,sehat selalu ibu,mari doakan buat suami ibu ini,tolong min klo begini saya setuju banget buat ngumpulin donasi

@fahmi_ariyadi: Semoga anak"nya kelak bisa membahagiakan orang tuanya

Comments

Popular posts from this blog

Cerita Lucu Suami Langsung Minta Jatah

Pulang kantor si Ateng langsung mencari istrinya untuk minta jatah ‘setoran’. Ateng: “Yaaang kamu dimana Yaannnng??” Istri: (Melihat gelagat suaminya langsung paham) “Maap Bang, jangan hari ini, aku lagi ‘M’” Mendengar jawaban istrinya Ateng kesal dan langsung keluar rumah cari pelampiasan. Sampai di  taman kota ia melihat banci langganannya dan langsung memanggilnya (Maklum, asal ada lubangnya apa pun bisa diembat si Ateng) Banci: “Maap Bang, jangan hari ini ya, eke lagi ‘M’…” Ateng: (Makin kesal) “Loh ‘M’?? Maksud kamu ‘males’ ya!! Kamu kan gak mungkin ‘Menstruasi’.” Banci: “Maap Bang, eke bukan lagi ‘males’ juga bukan lagi ‘menstruasi’, tapi eke lagi ‘Mencret’, situ mau?” (Lalu si banci ngacir ke WC sambil megangin perutnya).

Komplain Tiap Malam

  Ada sebuah kisah tentang rumah tangga yang sudah menikah 7 tahun, tapi Rumah tangga tersebut tidak harmonis karena mereka hidup pas-pasan dan juga sang istri yang tidak mau memberi jatah ke pada sang suami, sehingga jika sang suami meminta jatah, si istri menolak dengan alasan cape karena pekerjaannya sebagai sekretaris boss.. Keesokan harinya sang suami pergi ke dokter, Suami: “Dok Kenapa ya Istri saya.. Setiap saya minta jatah, saya ngga di kasih, istri saya hanya beralasan cape?” Dokter: “Hmm.. Begitu ya. Kalo begitu, besok saya akan memanggil istri anda..” Suami: “Iya dok.. Saya Permisi Dok.” Dokter: “Oh.. Oke silahkan.” (Keesokan Harinya), Istri: (Mengetuk pintu). Dokter: “Masuk.” Istri: “Permisi Dok.” Dokter: “Maaf ibu.. Saya memanggil ibu karena suami ibu komplain tentang jatah tiap malam.” Istri: “Ya begitulah Dok..  Habis saya cape karena setiap saya ke kantor saya di tagih utang sama manager saya.. dan saya belum punya uang buat bayar ...

KIAT KHUSUS AGAR TIDAK DIHUKUM DUA TAHUN PENJARA MESKI BAWA LARI SAPI TETANGGA

 “Daripada menanggung hukuman penjara, mending kau bacalah kiatnya dulu sambil terkekeh…” Saya Cuma Mau Keluar… Sebagai seseorang yang mendapuk dirinya bapak-bapak milenial zaman now, Daeng Sangkala memiliki ritus nongkrong di warung kopi bersama bapak-bapak lain yang semazhab dengannya. Sebagaimana malam-malam biasanya, hari itu mereka melarikan diri dari omelan istri-istri mereka dengan berbekal kopi, rokok, dan tentu saja yang tak boleh ketinggalan, permainan domino. Di lingkaran mereka juga terdapat Daeng Rewa, seorang haji pemilik warkop tersebut. Menghampiri tengah malam, permainan diakhiri. Mereka semua kembali ke peraduannya masing-masing. Daeng Rewa kembali ke rumahnya yang hanya berjarak tiga ruko dari warung kopinya. Sepulangnya dia, setelah membersihkan tubuh dan bersiap-siap hendak istirahat, baru saja rebahan, HP-nya tiba-tiba menyala. “Halo, Daeng Rewa, jam berapa besok buka warkop ta?” “Oe, siapa ini malam-malam telpong? Ini jam 2 malam!” bentaknya....